22koleksi.blogspot.com

Mengatasi error pada core/Common.php di codeigniter

Jika menemukan error pada CodeIgniter seperti ini

A PHP Error was encountered
Severity: Notice
Message: Only variable references should be returned by reference
Filename: core/Common.php
Line Number: 257

Langsung saja buka file itu di [folder ci]/system/core/Common.php, kemudian ganti kode di baris 257 dari

return $_config[0] =& $config; 

Menjadi

$_config[0] =& $config; return $_config[0]; 

Kenapa bisa begitu?

Ini terjadi karena ketidaksesuaian antara versi PHP dengan versi CodeIgniter yang digunakan. Sebaiknya jika kita menggunakan PHP versi terbaru, jangan lupa versi CodeIgniternya juga perlu diupdate. Jika tidak ya akan terjadi error-error seperti itu.

Namun jika kita sudah terlanjur menggunakan versi lama karena kita sudah aplikasinya, dengan 'sedikit' repot ganti kodenya seperti cara di atas.
Read More
22koleksi.blogspot.com

Disable Fungsi PHP Berbahaya

Disable Fungsi PHP Berbahaya - PHP singkatan dari Hypertext Preprocessor adalah bahasa pemerograman yang sangat populer digunakan untuk membuat halaman website dinamis. Tergolong kedalam bahasa pemrograman dengan pengkodean yang dengan mudah dapat kita test dan pahami :D serta mendukung beberapa database seperti MySQL, MS SQL dan Oracle.

Ada beberapa fungsi PHP berbahaya yang dapat digunakan untuk membuat code yang sangat berbahaya bagi server. Ketika kode PHP yang digunakan dalam cara yang tidak benar atau berbahaya, ini berpotensi mengacaukan Webserver dan server dapat dikendalikan oleh hacker. Kode PHP yang berbahaya tersebut benar-benar dapat membahayakan semua data yang berada di server. Yang akan terjadi jika fungsi php berbahaya ini tidak di disable? Jawabannya, engga kebayang deh.

Berikut ini daftar fungsi-fungsi php yang berbahaya :

allow_url_fopen
apache_child_terminate
apache_setenv
base64_decode
curl_exec
curl_multi_exec
define_syslog_variables
dl
escapeshellarg
escapeshellcmd
eval
exec
fp
fput
ftp_connect
ftp_exec
ftp_get
ftp_login
ftp_nb_fput
ftp_put
ftp_raw
ftp_rawlist
gzinflate
gzuncompress
highlight_file
ini_alter
ini_get_all
ini_restore
inject_code
mysql_pconnect
openlog
parse_ini_file
passthru
php_uname
phpAds_remoteInfo
phpAds_XmlRpc
phpAds_xmlrpcDecode
phpAds_xmlrpcEncode
popen
posix_getpwuid
posix_kill
posix_mkfifo
posix_setpgid
posix_setsid
posix_setuid
posix_uname
proc_close
proc_get_status
proc_nice
proc_open
proc_terminate
shell_exec
show_source
str_rot13
symlink
syslog
system
xmlrpc_entity_decode

Untuk men-disable fungsi PHP berbahaya, dapat dilakukan dengan mengedit file konfigurasi PHP yaitu “php.ini“. Untuk mengetahui dimana letak file tersebut kita dapat menggunakan perintah berikut :

[root@srv1 ~]# php -i | grep php.ini
Configuration File (php.ini) Path => /etc
Loaded Configuration File => /etc/php.ini

setelah lokasi filenya diketahui, edit file tersebut menggunakan text editor favoritmu, saya selalu menggunakan Vim text editor. vi /folder/ke/tempat/php.ini dan cari baris “disable_functions:” selanjutnya tambahkan baris berikut :

disable_functions = “nama_fungsi, …, …”

Atau lebih lengkapnya seperti berikut :

disable_functions = “allow_url_fopen, apache_child_terminate, apache_setenv, base64_decode, curl_exec, curl_multi_exec, define_syslog_variables, dl, escapeshellarg, escapeshellcmd, eval, exec, fp, fput, ftp_connect, ftp_exec, ftp_get, ftp_login, ftp_nb_fput, ftp_put, ftp_raw, ftp_rawlist, gzinflate, gzuncompress, highlight_file, ini_alter, ini_get_all, ini_restore, inject_code, mysql_pconnect, openlog, parse_ini_file, passthru, php_uname, phpAds_remoteInfo, phpAds_XmlRpc, phpAds_xmlrpcDecode, phpAds_xmlrpcEncode, popen, posix_getpwuid, posix_kill, posix_mkfifo, posix_setpgid, posix_setsid, posix_setuid, posix_uname, proc_close, proc_get_status, proc_nice, proc_open, proc_terminate, shell_exec, show_source, str_rot13, symlink, syslog, system, xmlrpc_entity_decode”

Selanjutnya restart webserver atau modul php. Inget yah, ini engga menjamin server aman 100%. Dengan men-disable fungsi php berbahaya Ini hanya salah satu metode untuk menambah keamanan server kamu. Perhatikan juga keamanan server dari sisi yang lainnya :D
Read More
22koleksi.blogspot.com

Cara Redirect Situs Website Menggunakan ".htaccess"

http://22koleksi.blogspot.com/2016/03/cara-redirect-situs-website-menggunakan.html - Pada artikel ini akan dijelaskan tentang cara membuat file .htaccess untuk melakukan redirect situs atau halaman tertentu konten situs anda. Efek redirect ini tidak akan berpengaruh pada email yang terkait dengan domain anda.


Langkah pertama buatlah file text kosong menggunakan software text editor (notepad misalnya), kemudian simpan dengan nama "htaccess.txt".

Catatan:
Alasan mengapa anda harus menyimpan file tersebut dengan nama "htaccess.txt" adalah karena sebagian besar sistem operasi dan program FTP secara default tidak dapat mengenali (membaca) file ".htaccess". Setelah file "htaccess.txt" berhasil diupload ke webserver, rename file "htaccess.txt" menjadi ".htaccess".

Gunakan perintah-perintah di bawah ini untuk meredirect situs atau halaman tertentu website anda:

1. Mengalihkan url situs utama ke url situs yang lain, contoh: "domainanda.com" diarahkan ke "domainanda.com":

#Perintah ini berfungsi untuk mengalihkan keseluruhan website ke domain yang lain
Redirect 301 / http://domainanda.com/

2. Mengalihkan (redirect) file "index.html" ke folder / sub folder tertentu:

#Perintah ini berfungsi untuk mengalihkan halaman utama index.html ke folder atau subfolder tertentu
Redirect /index.html http://domainanda.com/folder-baru/

3. Mengalihkan (redirect) file lama ke file baru (direktori / folder yang berbeda):

# Perintah ini berfungsi untuk mengalihkan folder lama ke folder yang baru
Redirect /direktorilama/filelama.html http://domainanda.com/direktoribaru/filebaru.html

4. Mengalihkan (redirect) index situs ke index halaman tertentu:

# Perintah ini berfungsi untuk menentukan index halaman tertentu
DirectoryIndex index.php

5. Redirect user untuk mengakses situs tanpa menggunakan prefix "www.":

#Redirect semua visitor untuk akses situs tanpa menggunakan prefix www.,
#(http://www.domainanda.com/... akan dialihkan ke http://domainanda.com/...)
#penerapannya adalah melalui cara berikut ini:

RewriteEngine On
RewriteCond %{HTTP_HOST} ^www.domainanda.com$ [NC]
RewriteRule ^(.*)$ http://domainanda.com/$1 [L,R=301]

6. Redirect user untuk mengakses situs menggunakan prefix "www.":

#Redirect semua visitor untuk akses situs dengan menggunakan prefix www.,
#(http://domainanda.com/... akan dialihkan ke http://www.domainanda.com/...)
#penerapannya adalah melalui cara berikut ini:

RewriteEngine On
RewriteCond %{HTTP_HOST} !^www.domainanda.com$ [NC]
RewriteRule ^(.*)$ http://www.domainanda.com/$1 [L,R=301]

7. Redirect user situs ke versi aman domain anda (akses ke SSL):

# Cara paling mudah untuk redirect visitor selalu akses secure connection (https://) dapat dilakukan dengan cara di bawah ini:
RewriteEngine On
RewriteCond %{SERVER_PORT} 80
RewriteRule ^(.*)$ https://www.domainanda.com/$1 [R,L]

8. Redirect user akses prefix "www." ke "http://" dan "https://":

RewriteEngine On
RewriteCond %{SERVER_PORT} 80
RewriteCond %{HTTP_HOST} !^www.domainanda.com$ [NC]
RewriteRule ^(.*)$ http://www.domainanda.com/$1 [L,R=301]

RewriteCond %{SERVER_PORT} 443
RewriteCond %{HTTP_HOST} !^www.domainanda.com$ [NC]
RewriteRule ^(.*)$ https://www.domainanda.com/$1 [L,R=301]

9. Redirect visitor ke "https://" untuk folder (direktori) tertentu:

# Jika anda menginginkan https diterapkan pada folder tertentu gunakan perintah berikut ini:
RewriteEngine On
RewriteCond %{SERVER_PORT} 80
RewriteCond %{REQUEST_URI} foldersaya
RewriteRule ^(.*)$ https://www.domainanda.com/foldersaya/$1 [R,L]

Setelah selesai & semua command (perintah) sudah ditulis dengan benar, upload ke webserver anda. Jangan lupa rename file "htaccess.txt" menjadi ".htaccess".

Sumber : 22koleksi.blogspot.com
Read More
22koleksi.blogspot.com

Merubah Index Directory website dengan menggunakan .htaccess


Merubah Index Directory website dengan menggunakan .htaccess - Umumnya halaman utama website adalah index.html atau index.php atau index.asp tapi bagaimana ternyata ketika anda menginginkan merubah file-file tersebut dengan nama lain dan otomatis di panggil ketika anda mengakses halaman website.

Solusinya adalah dengan merubah Directory Index dengan htaccess.

Contoh anda ingin otomatis memanggil file main.html sebagai file utama anda maka rules htaccess yang harus anda buat adalah seperti ini

DirectoryIndex main.html

simpan file tersebut dengan nama .htaccess letakkan dalam folder public_html.
Read More
22koleksi.blogspot.com

Bagaimana Nasib Ayah dan Ibu Nabi Muahmmad di akhirat nanti ?

Bagaimana Nasib Ayah dan Ibu Nabi Muahmmad di akhirat nanti ? - Tentu khususnya orang Islam yang cinta kepada nabinya tidak percaya, meskipun ada juga riwayat yang mengatakan demikian. Ahir-ahir ini, beberapa orang telah berdiskusi tentang topik ini di facebook, dengan mengemukakan dalil-dalil dan keilmuan yang ada.

Tak jarang ada pula orang yang sekedar ingin saling caci maki, karena perbedaan pandangan dan pendapat.

Salah seorang ustad yang membahas masalah ini dan menuai banyak hujatan adalah Ustad Firanda, dimana beliau mengemukakan sebuah hadis sahih, yaitu tentang seseorang yang bertanya kepada Rasulullah, “dimana bapakku?”, lalu Rasulullah menjawab, “di neraka”. Orang itupun lantas pergi dengan wajah yang muram, lalu Rasulullah memanggilnya seraya berkata, “sesungguhnya bapakku dan bapakmu di neraka” (ان ابى واباك فى النار), hadis lengkapnya ada dalam Sahih Muslim.

Berbicara tentang masalah ini, kita akan mendengar pula orang bicara tentang bapaknya Nabi Ibrahim, yang juga ada perbedaan pendapat mengenai nama aslinya, apakah Azar atau Taruh. Namun pada umumnya perbedaan pendapat ulama tentang dua nama ini tetap merujuk kepada satu orang, sehingga nama bapak Nabi Ibrahim adalah Azar atau Taruh, namanya ada dua, seperti juga dalam keseharian kita ada orang yang dipanggil dengan lebih dari satu nama, adapun dalam Al-Qur’an sendiri, nama bapak Nabi Ibrahim adalah Azar.

Kisah tentang bapaknya Nabi Ibrahim menjadi penting, karena bagi sebagian yang menafsirkan kata اب (bapak) dalam ayat tentang bapak Nabi Ibrahim adalah kata majasi, sehingga Azar si pembuat patung tersebut dikatakan bukan bapaknya Nabi Ibrahim, melainkan pamannya.

Alasannya bahwa dalam bahasa Arab, kata اب itu tidak selamanya berarti “bapak” melainkan bisa juga berarti “paman”. Sehingga dikatakan pula bahwa yang dimaksudkan oleh Nabi Muhammad sendiri dengan kata “bapakku” adalah “pamanku”.

Jika demikian, maka permasalahan bahasapun timbullah dalam hadis Nabi itu, sebab jika kata ابى dimaknai dengan “pamanku”, maka artinya akan menjadi “sesungguhnya pamanku dan pamanmu berada di neraka”. Tentu akan diteliti pula tentang si penanya tersebut, apakah yang ditanyakannya itu “bapaknya” atau “pamannya”?

Bagaimanapun, Imam Syafi’i dalam kitab besarnya “Al-Um”, mengatakan bahwa Ibrahim bernasab kepada bapaknya, sedangkan bapaknya kafir, begitu juga anaknya Nuh bernasab kepada Nuh, walaupun anaknya kafir. Sehingga jika kita merujuk kepada Imam Syafi’I, kata اب sebagai “paman” menjadi lemah, di sisi lain, kata اب memang pada dasarnya bermakna “bapak”, atau lebih tegasnya “bapak kandung”.

Sementara itu pula, dalam Al-Qur’an sudah cukup jelas diberitakan tentang kekafiran bapaknya Ibrahim dan anaknya Nuh, namun untuk orangtua Nabi Muhammad tidak ada ayat yang menjelaskan secara qoth’i, kecuali hanya hadis diatas yang jelas-jelas mengatakan bahwa “sesungguhnya bapakku dan bapakmu di neraka”. Ulama telah mencoba mengemukakan ayat-ayat Al-Qur’an sebagai dalil bagi usaha memastikan kedua orangtua Nabi adalah calon penghuni surga, atau dengan kata lain adalah orang-orang yang beriman, beragama tauhid, atau “ahlul-fatrah”, yaitu umat manusia yang berada pada masa kekosongan kenabian (tidak ada nabi), meskipun ayat-ayat tersebut lebih bersifat umum, seperti misalnya ayat yang artinya “kami tidak akan menurunkan azab sebelum mengutus seorang rasul (al-Isra’ ayat 15)”. Ruang ini teramat sempit untuk menghimpun semua dalil dan pandangan.

Tentu juga kita tidak akan memisahkan peranan Abdul Mutthalib sebagai penjaga baitullah, terutama dalam peristiwa “pasukan gajah” yang diabadikan dalam surat Al-Fiil. Belum lagi jika kita kembali kepada nama bapaknya Nabi Muhammad sendiri, yaitu Abdullah (hamba Allah) dan ibunya Aminah (aman), walaupun ada pepatah mengatakan, “apalah arti sebuah nama”.

Pada ahirnya, hadis “sesungguhnya bapakku dan bapakmu di neraka” diatas oleh para ulama dikategorikan sebagai “hadis ahad”, yang dalam masalah aqidah tidak dipegang. Meskipun tetap saja ada sebagian ulama yang berhujjah dengannya, perbedaan itu menjadi lumrah pula di kalangan ulama dalam hal-hal tertentu.

Bagaimanapun, masalah ini adalah masalah yang masih gaib. Masalah ini adalah rahasia Allah, dimana banyak hal yang dipertentangkan di dunia ini akan dijelaskan di ahirat. Alif-Lam-Mim sajapun yang merupakan ayat Al-Qur’an adalah diantara rahasia Allah, sebagai ujian bagi orang Islam, apakah mereka percaya atau tidak tentang adanya perkataan Allah yang tidak diketahui hakikatnya (ayat mutasyabihat).

Hadis ahad yang sahih sekalipun hanya menghasilkan “dzan” (dugaan). Karena itu hadis diatas tetap bisa menjadi hujjah, sepanjang tidak menjadi “keyakinan”. Wallahu a’lam.
Read More
22koleksi.blogspot.com

Cara Merubah Konfigurasi php.ini Pada Cpanel Hosting

Cara Merubah Konfigurasi php.ini Pada Cpanel Hosting - Secara default konfigurasi php yang terdapat pada file php.ini dalam Cpanel atau Hosting berisi konfigurasi bawaan yang kurang memenuhi kebutuhan sebuah website, begitu juga dengan tingkat keamanannya.

Jika kawan perhatikan untuk upload file misalnya masih dibatasi sebesar 2 MB, penggunaan memory hanya sebesar 32 MB, begitu juga dengan konfigurasi yang berkaitan dengan keamanan seperti Display Error, Expose PHP dan sebagainya.

Untuk memenuhi kebutuhan konfigurasi php yang sesuai dengan keinginan, kawan bisa melakukannya dengan cara berikut ini:

1. Login ke dalam CPanel menggunakan account yang ada.

2. Setelah itu buatlah file dengan nama php.ini dalam dokumen root, biasanya berada pada /home/[nama_user_kawan]/public_html, isikan kode dibawah ini:

memory_limit = 256M
display_errors = Off
upload_max_filesize = 10M
post_max_size = 10M
expose_php = Off
magic_quotes_gpc = Off
allow_url_fopen = Off
allow_url_include = Off

disable_functions = show_source, system, shell_exec, passthru, exec, phpinfo, popen, proc_open

Simpan dan ubah file permission menjadi 440

3. Tambahkan pada .htaccess :

SetEnv PHPRC /home/[nama_user_kawan]/public_html

Setelah itu cobalah cek apakah konfigurasi diatas telah berhasil merubah php konfigurasi sesuai dengan isi file php.ini yang dibuat pada langkah kedua (2).

Untuk tingkat keamanan yang lebih ketat, kawan bisa merubah disable_functions diatas sebagai berikut:

disable_functions = show_source, system, shell_exec, passthru, exec, phpinfo, popen, proc_open

Ubah menjadi:

disable_functions = chgrp, show_source, phpinfo, exec, popen, pclose, php_eval, safe_dir, root, ftok, posix_access, egy_perl, symlink, set_time_limit, ini_restore, shell_exec, passthru, ini_alter, openlog, syslog, readlink, link, leak, escapeshellcmd, proc_close, proc_get_status, proc_nice, proc_open, proc_terminate, pcntl_exec, wscript, apache_child_terminate, apache_setenv, define_syslog_variables, escapeshellarg, escapeshellcmd, exec, fp, highlight_file, ini_get_all, inject_code, mysql_pconnect, php_uname, phpAds_remoteInfo, phpAds_XmlRpc, phpAds_xmlrpcDecode, phpAds_xmlrpcEncode, posix_getpwuid, posix_kill, posix_mkfifo, posix_setpgid, posix_setsid, posix_setuid, posix_setuid, posix_uname, proc_close, proc_get_status, proc_terminate, system, xmlrpc_entity_decode, fput, ftp_connect, ftp_exec, ftp_get, ftp_login, ftp_nb_fput, ftp_put, ftp_raw, ftp_rawlist, dl, curl_exec, curl_init

Demikianlah, kawan bisa menambahkan apapun keperluan konfigurasi php yang dibutuhkan dengan menambahkannya pada file php.ini diatas.

Terima kasih
Read More