Showing posts with label Teknologi. Show all posts
Showing posts with label Teknologi. Show all posts
22koleksi.blogspot.com

Cara Setting dan Ganti Password Wifi Modem ZTE F609 Terbaru 2017

Cara Setting dan Ganti Password Wifi Modem ZTE F609 Terbaru 2017 - Cara Lengkap Setting dan Ganti Password Wifi Modem ZTE F609 Telkom Indihome Terbaru. Modem ZTE F609 merupakan jenis modem yang umum digunakan oleh Telkom Indihome. Perangkat ini mempunyai beberapa pengaturan penting yang perlu diketahui oleh penggunanya. Misalnya melakukan hard reset, mengganti kata sandi login, mengganti nama wifi dan passwordnya, menonaktifkan firewall, menambah jaringan SSID dan masih banyak lagi pengaturan penting lainnya.


Melakukan pengaturan bukanlah sebuah perkara sulit, tetapi diperlukan sebuah ketelitian agar tidak terjadi kesalahaan, karena ketika ada kesalahan walau hanya sedikit, maka akan mengakibatkan hal-hal yang tidak diinginkan. Misalnya koneksi internet tidak stabil, gagal login ke router dan masih banyak lagi.

Untuk itu, tutorial kali saya ini akan menjelaskan beberapa pengaturan dasar Modem ZTE F609, dan penting untuk diketahui oleh pemiliknya. Berikut langkah-langkah dan penjelasan singkatnya.

# Pengaturan Awal ZTE

Saat pertama kali menggunakan modem ZTE untuk koneksi indihome, biasanya akan meminta password login ke wifi. Untuk mengetahui nama wi-fi dan passwordnya, cukup lihat pada bagian bawah modem. Disana biasanya terdapat banyak informasi, misalnya tanggal pembuatan, seri, macaddress, model, produk, nama SSID1 serta passwordnya. Untuk nama SSID atau wifi, tertulis "SSID1 : ZTE-xxxxx" dan password "WPA/WPA2-PSK :xxxxxx". Untuk passwordnya sendiri, biasanya terdiri dari 8 digit kombinasi antara huruf dan angka. Untuk lebih jelasnya silahkan lihat gambar di bawah ini.'


# Cara Reset Modem ZTE

Jika terdapat masalah atau lupa password untuk login ke modem, anda bisa melakukan reset untuk kembali ke pengaturan awal. Untuk melakukan reset ini, anda bisa menekan lubang reset selama kurang lebih 3-5 detik menggunakan besi atau kayu kecil (jangan menggunakan benda tajam) di bagian belakang modem.


Setelah di tekan, secara otomatis modem akan melakukan restart dan semua pengaturan modem, termasuk password login, nama SSID (Wifi) beserta passwordnya akan kembali seperti semula.

# Cara Ganti Password Login Modem ZTE

Mengganti kata sandi login merupakan hal wajib dan harus dilakukan oleh pemiliknya. Mengapa demikian? Agar keamanan modem kita tetap terjaga dari orang-orang yang ingin mengotak-atik ataupun melihat kata sandi wifi milik kita.

Untuk mengganti password dan nama SSID, silahkan masuk ke menu setting. Caranya bisa anda baca pada penjelasan singkat berikut ini.

Langkah #1. Sambungkan ponsel / komputer PC/Laptop ke jaringan Wi-Fi modem menggunakan kata sandi default (terdapat di bagian bawah modem). Setelah itu buka browser menggunakan Google Chrome, Mozilla Firefox, Internet Explorer / browser lainnya. Ketik 192.168.1.1 pada adress bar browser kemudian klik GO / tekan enter pada keyboard.

Langkah #2. Login menggunakan username default "username : admin dan password : admin". Setelah berada pada menu pengaturan, cari dan klik Administration > User Management. Untuk old password, isikan dengan password default/lama yang dalam hal ini adalah "admin" sebagai old passwornya. Lalu lanjutkan memasukkan password baru pada kolom "New Password dan Confirmed Password" kemudian klik submit di bagian bawah browser. Ingat antara New dan Confirmed password, keduanya harus sama. Jika salah satu diantaranya ada yang berbeda, maka akan ada pesan error.


Username : user
Password : user

Jika Tidak Bisa Menggunakan yang dibawah ini :
Username : admin
Password : admin


Langkah #3. Untuk mengecek apakah password login benar-benar sudah terganti, terlebih dahulu silahkan klik "Logut" (terdapat pada bagian atas menu pengaturan) kemudian login lagi menggunakan username : admin dan menggunakan password baru anda.

# Cara Mengganti Password dan Nama SSID (Wifi)

Langkah #1. Login ke modem kemudian cari dan klik "Network > WLAN > SSID Settings".

Langkah #2. Pada bagian kanan menu, masukkan nama wifi pada kolom "SSID Name". Setelah itu lanjutkan mengklik "Submit" di bagian bawah menu.

Langkah #3. Masih di menu yang sama, cari dan klik "Security". Kemudian isi kolom "WPA Passphrase" dengan password wifi anda. Setelah itu lanjutkan dengan mengklik "Confirm" untuk mengkonfirmasi password baru anda.

# Cara Menambah Multi User

Untuk menambahkannya, silahkan buka "Network > WLAN > SSID Settings" kemudian klik SSID1 pada kolom "Choose SSID". Disana terdapat 4 SSID dan setiap SSID bisa menggunakan nama wifi yang berbeda. Contohnya untuk SSID1 menggunakan nama Androlite01, SSID2 : Androlite02, dan seterusnya sampai pada SSID4.

Untuk kata sandinya sendiri, silahkan klik "Security" pada menu "Network > WLAN. Lalu masukkan kata sandi pada kolom WPA Passphrase untuk setiap SSID. Terakhir, jangan lupa untuk mengklik "Submit".

# [Penting] Cara Menonaktifkan Firewall ZTE

Untuk apa menonaktifkan firewall? Agar jaringan indihome tidak terbebani oleh filter yang dilakukan firewall setiap kali tersambung ke internet. Sebenarnya fitur ini sangat bagus, tetapi membebani kinerja modem yang akan terus menerus melakukan filter untuk setiap koneksi yang terhubung. Nah, untuk menonaktifkan fitur ini, cukup buka menu "Security > Firewall" lalu pada "Firewall Level" pilih "Off" kemudian klik submit untuk menyimpan pengaturan.
Read More
22koleksi.blogspot.com

7 Postingan Pertama di Berbagai Platform Di Media Sosial dan Internet


7 Postingan Pertama di Berbagai Platform Di Media Sosial dan Internet - Seiring dengan perkembangan jaman, kehadiran internet telah mengubah banyak hal terkait dengan aliran dan kemudahan akses terhadap informasi. Saat ini berbagai informasi dengan mudah akan dapat ditemukan di berbagai website yang tersedia di Internet.

Merunut pada sejarahnya, situs internet pertama di dunia dibuka pertama kali pada public lebih dari 25 tahun silam. Situs yang dimaksud adalah bagian dari proyek World Wide Web yang digagas oleh Tim Berners-Lee. Pembukaan perdana situs ini tepatnya terjad pada tanggal 6 Agustus 1991 lalu.

Baca Juga :

Ketika itu, Lee hanya mengumumkan proyek tersebut dalam sebuah grup bernama Usenet. Yakni sebuah protocol komunikasi antar komputer yang terhubung melalui jaringan. Usenet ini juga sering disebut sebagai nenek moyang forum internet dan udah ada sebelum internet atau World Wide Web dirilis.

Setelah pengumuman perilisan di grup tersebut, situs yang beralamat di http://info.cern.ch/hypertext/WWW/TheProject.html ini juga nggak langsung mendapat pengunjung. Pengunjung pertama situs perdana ini baru ada pada tanggal 23 Agustus 1991. Atau sekitar 17 hari dari peluncuran perdana situs ini, seperti dikutip dari Engadget.

Situs ini sendiri di dalamnya hanya berisi beberapa teks serta penjelasan mengenai bagaimana cara membuat hyperlink. Meskipun isinya hanya sederhana, peluncuran situs ini merupakan titik tolak kemunculan situs sebagai alat yang kemudian banyak dimanfaatkan oleh banyak orang.


Nggak hanya situs pertama, sebelum terkenal dan mencapai puncak popularitasnya seperti saat ini. Berbagai media sosial juga awalnya harus melaui proses uji coba terlebih dulu. Penasaran bagaimana bentuk media sosial di awal kemunculannya? Berikut postingan pertama berbagai media sosial dan segala hal yang ada di Internet.


Postingan Pertama Di Twitter



Pada 21 Maret 2006, co-founder Twitter, Jack Dorsey, menuliskan 24 karakter dari 140 karakter yang disediakan oleh Twiiter. Ini adalah cuitan pertama yang ada dalam Twitter sebelum akhirnya Twitter berkembang secara pesat dengan lebih dari 300 juta pengguna.


Video Pertama Di Youtube



Video berjudul ‘Me at The Zoo’ merupakan video pertama yang diunggah di Youtube. Video ini diunggah pertama kali oleh co-founder Youtube, Jaweed Karim. Saat ini sendiri Youtube tercatat memiliki lebih dari 1 Miliar pengguna dari seluruh dunia.


Foto Pertama Yang Diunggah Ke World Wide Web



Pada tahun 1992, ilmuwan computer, Tim Berners-Lee bekerja pada sebuah proyek yang disebut dengan ‘World Wide Web’. Ketika itu, Lee mendekati sebuah grup bernama Les Horrible Cernettes, dan mengunggahnya di World Wide Web. Grup ini sendiri nggak tau kalo foto mereka menjadi foto pertama yang diunggah dalam proyek ini.


Foto Pertama Yang Diposting Di Instagram



Gambar ini adalah foto milik co-founder  Instagram, Kevin Systrom, yang diambil di sebuah tempat di Meksiko pada Juli 2010 lalu. Foto ini kemudian jadi gambar pertama yang diunggah di media sosial Instagram. Uniknya, nggak ada gambar lain yang diposting di Instagram tiga bulan setelah gambar ini.


Benda Pertama Yang Dijual Di e-Bay



Pulpen ini menjadi bagian dari sejarah situs jual beli, e-bay, setelah menjadi barang pertama yang terjual pada tahun 1995 lalu. Pulpen ini sendiri terjual dengan harga $ 14, 83 dollar.


Buku Pertama Yang Dijual Di Amazon



Seorang pembeli bernama John Wainwright pada 3 April 1995 tercatat sebagai pembeli pertama di toko buku online Amazon. Ketika itu Wainwright membeli salinan buku Hofstadter’s Fluid Concepts and Creative Analogies.


Halaman Profil Facebook Pertama



Facebook adalah sebuah layanan jejaring sosial yang diluncurkan pada bulan Februari 2004 lalu. Berkantor pusat di Menlo Park, California, Pada tahun 2012 lalu, Facebook tercatat telah memiliki lebih dari 1 milliar pengguna di berbagai dunia. Sedangkan halaman profil facebook pertama dibuat oleh sang founder, Mark Zuckerberg.


Well, kamu baru tahu juga, kah?

Read More
22koleksi.blogspot.com

6 Bahasa Pemrograman Baru yang Wajib Dipelajari Tahun 2016

6 Bahasa Pemrograman Baru yang Wajib Dipelajari Tahun 2016 - Jika kamu berniat untuk mempelajari bahasa pemrograman baru terbaik, tepat sekali kamu baca ini. Seiring perkembangan zaman dan juga kebutuhan akan performa yang lebih yahud, bahasa pemograman baru seperti Swift dan Go adalah pilihan yang menarik. Jadi sekarang ini adalah waktu yang tepat buat kamu memilih bahasa pemrograman yang ingin kamu pelajari.


Meskipun Bahasa pemrograman seperti PHP, Java, Javascript, C++ dan lainnya merupakan “main dishes” nya orang indonesia sekarang ini dalam pengembangan software, itu tidak menghambat tumbuhnya bahasa pemrograman baru dari hari ke hari. Beberapa mungkin terlihat berantakan dan unik seperti TrumpScript, atau ‘seru’ seperti Emojicode. Dan di lain sisi pun ada Sistem Operasi yang menarik untuk di pelajari seperti Tizen OS.

Dalam beberapa tahun terkahir, banyak sekali bahasa pemrograman yang muncul dan memberikan pengaruh di dunia teknologi. Melihat ke-sederhana-an dan juga cukup bersahabat dengan kita, bahasa pemrograman ini berhasil melampaui bahasa pemrograman yang telah mainstream digunakan.

Dari waktu ke waktu, kami terus memberikan kamu daftar bahasa pemrograman yang populer, terutama di indonesia. Walaupun, terpisah dari menguasai bahasa pemrograman yang populer, programmer perlu untuk menguasai kemampuan baru agar tetap menjadi programmer yang membuka diri dengan teknologi terbaru dan juga tetap dibutuhkan ke depannya.

Jadi, dalam artikel ini, saya coba beritahu kamu tentang beberapa bahasa pemrograman yang akan menarik dan membuat mu merinding. Bahasa pemrograman berikut ini tumbuh begitu cepat di daftar populer bahasa pemrograman dan memperoleh review yang sangat baik.

OK, simak baik baik beberapa bahasa pemrograman baru yang perlu kamu pelajari berikut ini :

1. Go

Mari kita mulai daftar 6 bahasa pemrograman baru dan terbaik ini dengan Go atau dikenal juga dengan nama Golang, Go merupakan bahasa pemrograman open source dan dikembangkan oleh 3 orang karyawan Google dan di luncurkan tahun 2009 lalu, sangat keren hanya 3 orang saja.

Go berawal dan dikembangkan dari bahasa pemrograman populer seperti C dan Java, yang menawarkan kelebihan notasi yang ringkas dan bertujuan agar kode tetap sederhana dan mudah untuk dibaca/di mengerti. Desainer bahasa Go, Robert Griesemer, Rob Pike, dan Ken Thompson, mengungkapkan bahwa kompleksitas dari C++ menjadi motivasi utama mereka.

Bahasa pemrograman yang sederhana ini berhasil menuntaskan tugas terbanyak hanya dengan libraries standar bawaannya. Menggabungkan kecepatan dari bahasa pemrograman dinamis seperti Python dan ke handalan dari C/C++, Go menjadi alat terbaik untuk membangun ‘High Volume distributed systems’.

Perlu kamu tahu juga lho, seperti yang diutarakan oleh CTO Tokopedia yakni Mas Leon, Tokopedia akan beralih ke GO-lang sebagai pondasi utama sistem nya. Ngeri bukan?

eh belum nonton? coba deh simak di video berikut :

CTO Tokopedia yakni Mas Leon, Tokopedia akan beralih ke GO-lang

2. Swift

Apple meluncurkan bahasa pemograman Swift tahun 2014 lalu di WWDC sebagai penerus dari Objective-C. Di desain agar sederhana apa adanya, Swift fokus pada kecepatan dan keamanan.

Selanjutnya pada Desember 2015, Apple menjadi Swift open source di bawah lisensi Apache. Sejak diluncurkan, Swift berhasil meraih mata komunitas dan bertumbuh dengan baik dan telah menjadi salah satu bahasa pemrograman ‘terpanas’ di dunia.

Belajar Swift memastikan kamu mendapatkan masa depan yang lebih cerah dan memberikan kemampuan untuk mengembangkan aplikasi untuk ekosistem iOS yang begitu luas milik Apple.

3. Rust

Dikembangkan oleh Mozilla tahun 2014 lalu, dan dalam StackOverflow’s 2016 survey ke developer, Rust terpilih sebagai bahasa pemrograman paling disukai.

Rust dikembangkan sebagai alternatif dari C++ bagi Mozilla sendiri, yang disebut sebagai bahasa pemrograman yang fokus ke “performance, parallelisation, dan memory safety”.

Rust diciptakan dari scratch dan menerapkan desain bahasa pemrograman modern. Bahasa pemrograman nya sendiri didukung dengan sangat baik oleh banyak developer diluar sana dan juga libraries.

4. Julia

Bahasa pemograman Julia di desain untuk membantu matematikawan dan data scientist. Disebut dengan “ a complete high-level and dynamic programming solution for technical computing”.

Julia perlahan namun pasti meningkat dalam segi pengguna dan pertumbuhannya rata-rata berlipat ganda setiap 9 bulan. Di masa mendatang, Julia akan dilihat sebagai salah satu “skill paling mahal” di industri finance.

5. Hack

Hack merupakan bahasa pemrograman lain yang dikembangkan oleh Facebook tahun 2014.

Jejaring sosial raksasa mengembangkan Hack di Facebook dan di gaungkan sebagai sukses terbaik dari mereka. Facebook bahkan melakukan migrasi seluruh sistem yang dikembangkan dengan PHP ke Hack

Facebook juga merilis versi open source dari bahasa pemrograman ini sebagai bagian dari HHVM runtime platform.

6. Scala

Scala sebetulnya relatif termasuk bahasa pemrograman lama dibandingkan dengan bahasa lain di dalam daftar kita sekarang. Disaat salah seorang melihat bahasa pemrograman ini relatif sulit untuk dipelajari, tapi dari waktu yang kamu investasi kan untuk mempelajari Scala tidak akan berakhir menyedihkan dan mengecewakan.

Fitur yang begitu kompleks memberikan mu kemampuan untuk melakukan struktur kode yang lebih baik dan berorientasi performa terbaik. Bahasa pemograman yang berbasis OOP (Object oriented programming) dan fungsional memberikan kemampuan untuk menulis kode yang mampu berkembang. Diciptakan dengan tujuan untuk desain a “better Java”, Scala menjadi salah satu behasa pemrograman yang begitu dibutuhkan di perusahaan-perusahaan besar.

Seperti itulah daftar 6 bahasa pemrograman baru dan keren yang perlu kamu pelajari, ingat semakin luas kemampuan mu akan pemrograman maka semakin baik pula reputasi mu di antara perusahaan-perusahaan juga menjadi poin lebih bagimu dalam persaingan. Tentu saja, tidak hanya luas namun kamu perlu menguasai satu bahasa pemograman yang menjadi kemampuan paten mu secara mendalam bahkan jika perlu sampai memiliki sertifikasi. Asyik deh pokoknya.

Well, kalau ada kekurangan dari informasi di atas. Saya tunggu komentarnya ya.

Terakhir, jangan lupa Register dan Subscribe selalu Codepolitan dan rasakan bedanya :)
Read More
22koleksi.blogspot.com

Tua-tua Kelabu: Efek Absennya / Minimnya Penguasaan Teori


Kita biasa mendengar pepatah “Tua-tua keladi, makin tua makin menjadi”. Salah satu konotasi pepatah ini adalah orang-orang yang menekuni suatu bidang tertentu sampai menjadi sangat ahli

NAMUN KHUSUS untuk TI (apalagi dalam hal software), pepatah “Tua-tua kelabu” secara umum lebih tepat. Pepatah ini menggambarkan orang-orang yang makin berumur, dan kalau terus menekuni hal teknis akan segera kelabu nasibnya.

Kelabunya praktisi teknis dari software sangat dipengaruhi dari kacaunya dunia software. Kekacauan pertama tercermin dari tren tentang bahasa pemrograman. Untuk bisa menyimak lebih lanjut, kita dapat membandingkan “Tua-tua keladi” di bidang kedokteran gigi dengan “Tua-tua kelabu” di bidang pemrograman.

Andaikan Anda lulus pada tahun 1988 dan tetap berkarir di bidang pemrograman selama 20 tahun, seperti apa Anda bekerja selama 20 tahun? Kira-kira seperti ini.

Tiga tahun pertama (sampai pada tahun 1991), Anda akan memakai Turbo Pascal, dBASE II, dan dBASE III+. Mulai tahun 1992 sampai tahun 1995 memakai Clipper, dBASE, dan Visual BASIC. Pada rentang tahun 1996 sampai 1999, Anda memakai SQL, HTML, Java, dan PERL. Setelah itu, mulai tahun 2000 sampai 2003 memakai PHP (seraya tetap memakai Java). Mulai tahun 2004, Anda memakai ASP/ASPX, XML, PHP, dan C#. Total dalam waktu 20 tahun Anda (harus) menguasai 12 bahasa pemrograman.

Realistiskah target di atas? Dengan asumsi, Anda tamat umur 24 tahun (sesuatu yang sangat lumrah pada tahun 1988 karena kurikulum S1 masih 5 tahun) berarti Anda mulai belajar Clipper dan Visual BASIC pada umur 28 tahun. Sesuatu yang agak rumit.

Pada tahun 1996 dengan umur 32 tahun, Anda harus belajar SQL, HTML, Java, dan PERL. Secara umum saya ragu ada alumni Informatika (pada tahun dan usia tersebut) mampu membuat program-program skala besar yang memakai dan mengharuskan penguasaan ketiga bahasa pemrograman tersebut.

Pada tahun 2000 dengan umur 36, tahun Anda harus belajar PHP. Ah, please, kalau ada alumni Informatika pada masa dan tahun tersebut mengaku dapat belajar PHP; saya harus minta bukti. Terakhir, mulai tahun 2004 dengan umur 40 tahun ke atas ASPX, XML, dan C#. He he, bila Anda pembaca PC Media dan berumur 40 tahun, masih dapatkah Anda belajar XML dan menerapkannya dalam pemrograman-pemrograman yang rumit?

Kekacauan kedua berasal dari sifat pengetahuan dan manual pemrograman yang terlalu bersifat product-dependent. Mengacu kepada contoh bahwa mulai tahun 1996 Anda harus memakai SQL, apakah tidak ada masalah seandainya Anda memakai produk yang berbeda walau sama-sama memakai SQL?

Tetap ada masalah. Dalam praktik, cukup banyak praktisi yang tidak mampu menguasai produk baru. Sebagai contoh: kalau pada tahun 1996 Anda memakai dBASE V dan pada tahun 1998 Anda diharuskan memakai Oracle 8, apakah transisi pasti mulus? Dalam banyak kasus tidak. Lebih-lebih lagi bila Anda harus memakai SQL Server 8 pada tahun 2000, yet another product.

Pengetahuan tentang suatu produk sering tidak menjamin transisi yang mudah. Kalau pengetahuan Anda seabreg tentang Oracle (for Linux), hal itu tidak menjamin Anda mudah menguasai SQL Server (dan sebaliknya). Hal ini berbeda dengan banyak profesi lain, misalnya dokter gigi. Saya pernah dirawat oleh beberapa dokter gigi yang telah berkarir selama 20 tahun. Mereka masih dapat mengikuti perkembangan kedokteran gigi dan masih dapat bekerja dengan tangannya. Hal ini karena tidak ada “bahasa pemrograman” yang baru yang muncul setiap tahun untuk komunikasi antardokter gigi dan antara dokter gigi dengan alatnya.

Kelabunya orang-orang yang ingin menekuni karir di bidang teknis software juga dipengaruhi oleh kejamnya praktik bisnis dan rekrutasi di Indonesia. Perusahaan membatasi umur 28 tahun untuk programer yang akan direkrut. Untuk manajer TI batas maksimum umur adalah 35 tahun, bahkan dalam banyak kasus, umur 30 tahun. Tidak mengherankan, kalau praktisi yang umurnya mendekati 30 tahun harus segera berpikir untuk pindah ke jalur manajemen, menjadi salespersons atau pindah profesi.

Baru-baru ini CodePolitan post news https://www.codepolitan.com/6-bahasa-pemograman-baru-yang-wajib-kamu-pelajari-2016. Bila Anda sudah berumur 30 tahun dan belum pernah memakai satupun dari 6 bahasa pemrograman tersebut, kuatkah Anda belajar satu-atau-lebih dari ke 6 bahasa pemrograman tersebut? Saya ragu. Kalaupun Anda kuat, Anda tidak akan wakili kasus umum.

Sumber : codepolitan
Read More